Skip to main content

Agus Sabarudin Hadir sebagai Sosok Alternatif, Siap Kembalikan Hak Karyawan dan Perkuat Posisi Bank Bengkulu sebagai ‘Tuan Rumah’

Agus Sabarudin Hadir sebagai Sosok Alternatif, Siap Kembalikan Hak Karyawan dan Perkuat Posisi Bank Bengkulu sebagai ‘Tuan Rumah’

BENGKULU – Rentetan isu miring yang menerpa Bank Bengkulu di berbagai platform media sosial belakangan ini memicu perhatian serius dari berbagai pihak. Publik menilai bank daerah ini membutuhkan figur kepemimpinan baru yang mampu membawa solusi jalan tengah untuk meredam kegaduhan sekaligus melakukan pembenahan tata kelola secara menyeluruh.

Di tengah situasi tersebut, nama Agus Sabarudin mencuat sebagai salah satu kandidat kuat calon Direktur Utama (Dirut) Bank Bengkulu. Ia dinilai sebagai sosok alternatif yang membawa visi segar, dengan komitmen utama berfokus pada penguatan internal, pemulihan kesejahteraan pegawai, dan harmonisasi dengan para pemegang saham.

Fokus Utama: Kesejahteraan dan Pengembalian Hak KaryawanSalah satu poin krusial yang menjadi perhatian utama dalam program kerja Agus Sabarudin adalah isu pemulihan hak-hak karyawan. Belakangan ini, beredar kabar di internal mengenai adanya beberapa hak dan tunjangan karyawan yang dikurangi atau dihapuskan.

Menanggapi hal tersebut, Agus Sabarudin menaruh perhatian besar untuk menaikkan kembali serta mengembalikan hak-hak normatif para pegawai. Menurutnya, karyawan adalah aset terbesar perbankan. Produktivitas dan loyalitas kerja hanya akan tercipta secara maksimal jika kesejahteraan dan hak mereka dipenuhi dengan adil.

Menegaskan Posisi Bank Bengkulu sebagai 'Tuan Rumah'Selain fokus pada kesejahteraan pegawai, visi besar yang diusung adalah mengembalikan marwah Bank Bengkulu sebagai bank kebanggaan daerah. Sebagai bank pembangunan daerah (BPD), Bank Bengkulu harus mampu menjadi "tuan rumah" di negerinya sendiri.

Langkah ini akan ditempuh melalui penguatan fundamental internal serta sinergi yang lebih erat dengan pemegang kepentingan (stakeholders) dan pemegang saham (shareholders), termasuk pemerintah daerah di seluruh Provinsi Bengkulu.

Akselerasi Bisnis, DPK, dan Mitigasi Risiko
Guna menghadapi tantangan industri perbankan yang dinamis, Agus Sabarudin juga telah menyiapkan strategi terukur untuk mendorong pertumbuhan kinerja keuangan. Beberapa pilar bisnis yang akan diakselerasi antara lain:
- Pertumbuhan Kredit: Mendorong penyaluran kredit yang lebih produktif untuk menggerakkan roda ekonomi daerah.
- Penghimpunan DPK: Meningkatkan Dana Pihak Ketiga (DPK) melalui inovasi layanan digital dan pendekatan nasabah yang lebih solid.
- Perbaikan Profil Risiko: Menerapkan manajemen risiko yang ketat (prudential banking) guna memastikan tidak ada lagi jeratan kasus hukum atau kredit macet di masa depan.
- Harmonisasi Pemegang Saham: Menjaga komunikasi yang sehat dan transparan dengan pemerintah daerah selaku pemilik modal agar kebijakan bisnis bank sejalan dengan pembangunan daerah.

Kehadiran Agus Sabarudin dalam bursa calon Dirut ini diharapkan mampu menjadi jawaban dan "jalan tengah" terbaik bagi masa depan Bank Bengkulu. Dengan kepemimpinan yang adaptif dan bersih, Bank Bengkulu optimistis bisa keluar dari zona merah pemberitaan media sosial dan kembali fokus mencetak prestasi bisnis yang sehat.(***)

Tags

Leave a Reply

Restricted HTML

  • Allowed HTML tags: <br> <p> <h2 id> <h3 id> <h4 id> <h5 id> <h6 id> <cite> <dl> <dt> <dd> <a hreflang href> <blockquote cite> <ul type> <ol type start> <strong> <em> <code> <li>
  • Lines and paragraphs break automatically.
  • Web page addresses and email addresses turn into links automatically.

Article Related